Jumat, 25 Januari 2013

ENDING LOVE STORY

Suatu kata indah meluncur dari bibirmu
Ketika kau katakan “Aku sayang kamu”
Begitu menyentuh hatiku

Perjalanan yang begitu panjang
Sesimpul senyum, isak tanggis kesedihan, titik air mata kebahagian
Kekecewaan dan pengkhianatan, janji – janji bahagia berdua
Telah kita lalui bersama

Namun..
Apakah ini akhir dari perjalan kita
Yang membuat diriku meneteskan air mata
Air mata kesedihan, kekecewaan yang mendalam
Yang mebuat sesak dada ini

Terimakasih atas kebahagian
Kebahagian yang kau berikan seutuhnya padaku
Yang membuat aku mengerti
Bahwa setiap awal pasti akan ada akhir

                   STILL LOVING YOU


Terlalu berat melepaskan mu dar hatiku
Terlalu mudah membohongi perasaan ini
Ketika mulut ini berbicara
Hati ini merasa tersayat

Kenangan itu..
Terlalu indah untuk ku hapus dari memory otak ku

Walaupun kebencian ku memuncak padamu
Tapi entah mengapa rasa sayangku pada mu tidak bisa memudar

Semakin kau jauh dariku
Semakin sakit hatiku
Membuat aku tak sanggup
Menahan derai air mata

Hingga ku teteskan
Dan kucurahkan semua isi hati ini
Dalam bentuk tulisan
Semua karena ku masih sayang kamu

Sulit Ku Mengerti



Sulit untuk ku mengerti..
Dengan keadaan tetep seperti ini..
Meski hari demi hari terus berganti..
Kau masih saja tak bisa terganti..
Dan waktu terus memaksaku..
Menghapus setiap jejak kenangan yang tersimpan dibenaku.

Sulit untuk ku mengerti..
Dengan keadaan tetep seperti ini..
Meski hari demi hari terus berganti..
Kau masih saja tak bisa terganti..
Dan waktu terus memaksaku..
Menghapus setiap jejak kenangan yang tersimpan dibenaku..
Namun ku tak mampu..

Kau satu yang telah tersimpan dalam kalbu..
Memang perih sakit masih kurasa..
Atas satu rasa yang tak mampu kau terima..
Sungguh ku tak kuasa..
Merasakan pahitnya kisah cinta..
Namun ku tak mampu..

Kau satu yang telah tersimpan dalam kalbu..
Memang perih sakit masih kurasa..
Atas satu rasa yang tak mampu kau terima..
Sungguh ku tak kuasa..
Merasakan pahitnya kisah cinta..

                PERIH

Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu

Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya

Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?

Ditengah malam syahdu nan pekat
Ku teringat pada mu, bayangmu
Selalu melintas di kelopak mataku
Ku coba untuk melupakanmu

Namun bayang mu, trus menghampiriku
Sunyiku kau tabur bunga rindu
Kau bagai angin yang sejukkan
Jiwa ragaku…

Namun kini, sia-sia sudah mahligai cintaku
Mimpi indah tiada lagi, sirna terbakar
Kayu arang abu…
Ku coba bertanya pada malam
Dia membisu

Angin berlalupun, tak memberikan
Jawaban,,
Hanya satu yang terucap
Mengapa aku mencintaimu…

Dan mengapa aku terlahir untuk terluka…
Ku sadar, cinta tak harus memiliki
Tapi ku tak bisa, ku tak rela
Mungkin ada yang lebih dariku….

Sampai datang masa pertemukan kita
Untuk kembali, atau terpisah selamanya…
Sungguh hina diriku
Mencintai orang yang tak mencintai ku
Dan takkan pernah menyayangiku..

Mengapa aku di pertemukan denganmu
Musim gugur dihatiku…
Seakan tumbuh bersemi
Titian cintaku pupus begitu saja

Tiadakah iba dihati mu…
Tiadakah rasa ntuk ku….
Kau berlalu menuju impian mu yang baru..

Rinduku sudah kau lara…
Sayang ku kini t’lah kau buang
Mungkinkah aku tercipta
Hanya untuk disakiti dan dihina???

Apakah ini suatu cobaan untukku??
Apakah ini suatu goresan hati yang luka??
Yang tak bisa sembuh
Walau penawar dari mana pun…

Semoga kau bahagia
Tanpa sosok bayanganku…